Tata bahasa Jepang · Pemula 1
濁音・半濁音dakuon~handakuon
Bunyi bersuara dan semi-bersuara
Pelajari perubahan bunyi kana oleh dakuten dan handakuten, termasuk bunyi b dan p pada baris は.
Cara memakainya

Lihat dua goresan kecil di kanan atas. Tanda ini disebut dakuten; menambahkannya mengubah bunyi kana.

Dakuten pada deret か mengubah bunyi k menjadi g. Coba baca が・ぎ・ぐ・げ・ご.

Dakuten pada deret さ mengubah sebagian besar bunyinya menjadi z. Perhatikan: し menjadi じ, dibaca ji.

Dakuten mengubah た・て・と menjadi だ・で・ど, masing-masing dibaca da・de・do.

Dengan dakuten, ち dan つ menjadi ぢ dan づ. Biasanya dibaca ji dan zu, jangan dibaca di dan du.

Dakuten pada deret は menghasilkan bunyi b: ば・び・ぶ・べ・ぼ.

Sentuh tenggorokan dengan lembut dan ucapkan か dan が bergantian. Rasakan pita suara bergetar saat mengucapkan が.

Katakana juga bisa diberi dakuten: カ→ガ、サ→ザ、タ→ダ、ハ→バ.

Saat mendengarkan kata contoh 学校 dan 雑誌, temukan が dan ざ. Perhatikan perubahan bunyi karena dakuten.

Dalam bahasa Jepang modern, じ dan ぢ biasanya berbunyi sama. Keduanya sering ditulis ji dalam romaji.

Dalam bahasa Jepang modern, ず dan づ biasanya berbunyi sama. Keduanya sering ditulis zu dalam romaji.

Kenali dahulu じ dan ず yang sering dipakai. Saat menemukan ぢ dan づ, ingat ejaannya bersama kata tersebut.

Lihat kanan atas: dua goresan mengubah は menjadi ば, sedangkan lingkaran kecil mengubahnya menjadi ぱ. Bunyinya juga berbeda.

Lingkaran kecil disebut handakuten, digunakan pada deret は: ぱ・ぴ・ぷ・ぺ・ぽ semuanya berbunyi p.

Untuk mengucapkan ぱ, rapatkan kedua bibir, lalu buka tiba-tiba. Coba bandingkan bunyi ば dan ぱ.

Katakana dengan handakuten juga berbunyi p: パ・ピ・プ・ペ・ポ.

Baca パン dan ペン, lalu cari lingkaran kecilnya. Dengarkan bunyi p dalam pan dan pen.

Jangan tertukar antara dua goresan dan lingkaran kecil. Lihat ば dan ぱ, kenali tandanya, lalu ucapkan bunyinya.
Contoh kalimat
- 学校gakkou
sekolah
- 雑誌zasshi
majalah
- パンpan
roti
- ペンpen
Tata bahasa lain di tema ini
- 濁音・半濁音Bunyi bersuara dan semi-bersuara